Lama Baca 2 Menit

Militer China Usir Pesawat Pemerintah Filipina di Udara Laut China Selatan

21 January 2026, 08:27 WIB

Militer China Usir Pesawat Pemerintah Filipina di Udara Laut China Selatan-Image-1
Penjaga pantai Filipina mengatakan sebuah pesawat tempur J-16 buatan China telah "mengganggu" pesawat-pesawat mereka. Foto: Dokumen yang diberikan oleh Penjaga pantai Filipina

Bolong.id - Tentara Nasional China menyatakan bahwa unit militer China telah memperingatkan dan kemudian mengusir sebuah pesawat pemerintah Filipina yang dianggap melanggar wilayah udara di atas Pulau Huangyan di Laut China Selatan pada Selasa, 20 Januari 2026. Peristiwa ini terjadi ketika pesawat tersebut memasuki ruang udara yang diklaim oleh Beijing tanpa izin dari otoritas China.

Dilansir Chinadaily, Selasa (20/01/26), Juru bicara Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat, Kolonel Senior Tian Junli, mengatakan bahwa angkatan laut dan udara China segera mengerahkan kekuatan untuk memantau, memperingatkan, dan pada akhirnya mengeluarkan pesawat Filipina tersebut sesuai dengan hukum dan regulasi yang berlaku.

Militer China menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan China serta bertentangan dengan undang-undang nasional dan ketentuan hukum internasional yang relevan. Pernyataan dari Tian menegaskan kembali klaim Beijing bahwa Pulau Huangyan merupakan “wilayah yang melekat” bagi China, dan memperingatkan Manila untuk menghentikan apa yang disebutnya sebagai tindakan provokatif serta “hype yang tidak bertanggung jawab.”

Insiden ini mencerminkan ketegangan yang terus berlangsung antara China dan Filipina terkait klaim wilayah di Laut China Selatan, di mana kedua negara bersinggungan atas kedaulatan pulau dan hak atas ruang udara serta perairan di sekitarnya.(*)  

Informasi Seputar Tiongkok